Tampilkan postingan dengan label Freemason Dan Illuminati. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Freemason Dan Illuminati. Tampilkan semua postingan

3/21/2015

Mata Yang Melihat (All Seeing Eye)

Di akhir jaman Iblis sedang mempersiapkan suatu sistem yang dapat mengontrol SEMUA manusia di bumi ini, Antikrist ingin memberi sebuah tanda kepada setiap manusia sebagai materai bahwa mereka adalah pengikut Antikrist (Why 19:20) Di akhir jaman Iblis akan berkuasa sebagai pemimpin dunia ini.

Oleh sebab itu dewasa ini kita banyak melihat logo, gambar dan tanda yang memperlihatkan sebuah mata. Mata tersebut adalah mata dewa Horus, dewa bangsa Mesir. Mata Horus adalah lambang dari Lucifer yang mengawasi seluruh dunia kita. Kita ingat Lucifer artinya “Si pembawa terang.” Lambang mata tunggal ini digunakan sebagai simbol oleh organisasi rahasia ini yang bernama “Illuminati”

Sejarah awal tentang “mata yang melihat”

Israel sebagai umat pilihan Allah
Orang Israel adalah bangsa pilihan Allah (Ul 7:6), mereka dipilih untuk menjadi berkat bagi bangsa-bangsa (Kej 27:27-29) dan tidak ada bangsa yang memiliki pengalaman dengan Allah-nya seperti bangsa Israel. Bangsa Israel pernah berjalan bersama-sama dengan Tuhan sendiri selama 40 tahun di padang gurun. Bahkan Musa pemimpin mereka dapat bercakap-cakap dengan Tuhan secara langsung di gunung Horeb.

Yehuda tulang punggung Israel
Israel (Yakub) memiliki 12 anak, dimana kemudian anak-anak tersebut mewakili 12 suku Israel. Dari ke-12 anaknya itu, Yakub memberikan berkat yang berbeda-beda kepada masing2 anaknya, dan berkat yang paling luar biasa adalah berkat/pengurapan yang diberikan kepada Yehuda.

Kej 49:9-12 mencatat bahwa : “Yehuda, engkau akan dipuji oleh saudara-saudaramu, tanganmu akan menekan tengkuk musuhmu, kepadamu akan sujud anak-anak ayahmu. Yehuda adalah seperti anak singa. Tongkat kerajaan tidak akan beranjak dari Yehuda ataupun lambang pemerintahan dari antara kakinya, sampai dia datang yang berhak atasnya, maka kepadanya akan takluk bangsa-bangsa. Ia akan menambatkan keledainya pada pohon anggur dan anak keledainya pada pohon anggur pilihan; ia akan mencuci pakaiannya dengan anggur dan bajunya dengan darah buah anggur. Matanya akan merah karena anggur dan giginya akan putih karena susu.”

Dan terjadilah seperti yang telah Israel ucapkan, Suku Yehuda menjadi suku yang sangat diberkati hingga saat ini. Berikut adalah berkat yang Yehuda terima. Engkau akan dipuji oleh saudara-saudaramu, kepadamu akan sujud anak-anak ayahmu. Yehuda artinya memuji (Ibrani). Semua anak/suku Israel akan sangat bangga kepada Yehuda, sebab Yehuda-sebagai anak yang sangat diberkati-akan membantu saudara-saudaranya yang sedang dalam kesulitan, dan sifatnya itu telah terbukti dengan membela Yusuf adiknya agar tidak dibunuh oleh saudara-saudaranya yang lain (Kej 37:26-27)

Yehuda juga membela Benyamin ketika hendak ditahan di Mesir oleh Yusuf lalu mau menggantikan Benyamin sebagai tawanan dan budak (Kej 44:18-34). Yehuda sangat mengasihi ayah dan saudara-saudaranya. Yehuda adalah orang yang melanjutkan pengharapan Israel dalam dirinya.

Tanganmu akan menekan tengkuk musuhmu, Tongkat kerajaan tidak akan beranjak dari Yehuda ataupun lambang pemerintahan dari antara kakinya. Walaupun tidak memiliki hak atas kesulungan, Yehuda tampil sebagai pemimpin yang berkuasa dari bangsa Israel. Yehuda akan menjadi suku yang kuat turun temurun, dari tangan Yehuda lah bangsa-bangsa akan takluk dan ditakuti oleh musuh-musuhnya, maka tidak heran jika kepada suku Yehuda Tuhan memerintahkan untuk merebut tanah Kanaan sepeninggal Yosua (Hak 1:2)

Dan janji ini tidak pernah berubah, kita lihat bagaimana Daud raja yang begitu diurapi dan mengalahkan bangsa-bangsa adalah keturunan Yehuda, bahkan Yesus sekalipun adalah keturunan Yehuda (Why 5:5).

Ia akan menambatkan keledainya pada pohon anggur dan anak keledainya pada pohon anggur pilihan; Ini berbicara tentang berkat yang sangat luar biasa yang dimiliki keturunan Yehuda. Sebab memiliki pohon anggur hingga memiliki batang yang besar dan dapat ditambatkan seekor keledai adalah berbicara tentang kemapanan dan kemakmuran. Tidak hanya sampai disitu dikatakan juga bahwa ia akan mencuci pakaiannya dengan anggur dan bajunya dengan darah buah anggur. Dapat dikatakan Yehuda adalah suku yang teramat sangat kaya secara materi, sehingga diibaratkan untuk mencuci pakaian saja ia dapat menggunakan perasan anggur hasil kebunnya.

Sampai dia datang yang berhak atasnya, maka kepadanya akan takluk bangsa-bangsa. Matanya akan merah karena anggur dan giginya akan putih karena susu. Oleh karena kekayaannya yang begitu besar maka suku Yehuda memiliki kekuasaan atas bangsa-bangsa. Tidak terkecuali negara kaya sekalipun, mereka akan tunduk kepada keturunan Yehuda, sebab kekayaan mereka belum seberapa dibandingkan dengan apa yang dimiliki keturunan Yehuda. Namun suatu saat-saat yang telah Tuhan tentukan- akan datang seseorang yang telah dinubuatkan dapat berkuasa atas Yehuda. Siapa dia yang dimaksud ? Dia adalah seseorang, yang oleh bangsa Israel dianggap sebagai mesias yang sudah lama mereka nantikan, namun tanpa mereka sadari mesias tersebut sebenarnya adalah Antikris (Daniel 9 :27)

Israel ter-diaspora
Oleh karena dosa Salomo menyembah dewa-dewa orang-orang kafir (I Raja 11:5) menybabkan bangsa Israel terpecah menjadi dua,Yaitu : Israel Selatan (Suku Yehuda dan sebagian Benyamin) yang akhirnya Tuhan serahkan ke tangan bangsa Babilonia/Babel kepada raja Nebukadnezar, dan sisanya Tuhan serahkan ke bangsa-bangsa di Utara yaitu bangsa Asyur.

Selama orang2 Yehuda di-diaspora ke negeri Babel urapan Yehuda itu tetap ada pada mereka. “Di antara mereka itu ada juga beberapa orang Yehuda, yakni Daniel, Hananya, Misael, dan Azarya…Dalam tiap-tiap hal yang memerlukan kebijaksanaan dan pengertian, yang ditanyakan raja kepada mereka, didapatinya bahwa mereka sepuluh kali lebih cerdas dari pada semua orang berilmu dan semua ahli jampi di seluruh kerajaannya.” (Dan 1:6-21)

sekalipun dalam pembuangan, keturunan Yehuda selalu jadi pemimpin. Pada waktu mereka kembali dari pembuangan Babel-pun suku Yehuda-lah yang membangun kembali reruntuhan tembok Yerusalem melalui keturunannya yang bernama Nehemia.

Dari situlah Yehuda mengerti bahwa “memang aku inilah pemimpin, dan sudah menjadi ketetapan bahwa aku harus menjadi berkat bagi saudara-saudaraku. Kepada kitalah urapan raja turun dan bangsa-bangsa akan tunduk.”

Yehuda sebagai Biji Mata Allah
Ulangan 32:10 berkata “Didapati-Nya dia di suatu negeri, di padang gurun, di tengah-tengah ketandusan dan auman padang belantara (berbicara tentang Mesir). Dikelilingi-Nya dia dan diawasi-Nya, dijaga-Nya sebagai biji mata-Nya.”

Suku Yehuda percaya dan mengenang bahwa mereka di bebaskan atau ditarik keluar dari Mesir(dilambangkan oleh Piramid) dan dijadikan sebagai biji mata Allah kemudian mereka mengenangnya dalam suatu lambang yang mereka buat berupa sebuah piramid yang pada bagian atasnya tercabut, sehingga menjadi sebuah piramida terpenggal yang pada bagian atasnya terdapat sepasang mata (melambangkan mata Allah) yang melambangkan bahwa mereka adalah “The supreme being”,

sebab kaum Yehuda ingin selalu mengingatkan generasi berikutnya bahwa bangsa Israel adalah sebagai bangsa pilihan Allah atau bangsa yang terutama. Oleh sebab itu mereka memakai piramida susunan teratas.

Masa diaspora
Seperti kita ketahui bahwa bangsa Israel adalah bangsa yang tegar-tengkuk, sebentar bertobat namun tidak lama kemudian berpaling lagi kepada allah lain, sebentar menuruti Firman Tuhan namun tidak lama kemudian bersungut-sungut, demikian juga dengan keturunan Yehuda ini…Dengan kepercayaan terhadap urapan yang mereka miliki sebagai pemimpin, mereka jadi semena-mena terhadap orang-orang non-Yahudi (Jentile), orang2 Yehuda beranggapan bahwa hanya Israel-lah umat pilihan Allah, dan menentukan dunia ini. Mereka lupa bahwa berkat bagi bangsa-bangsa lain (Bil 22:6)

Kej 49:9-12 berkata : “Yehuda adalah seperti anak singa: setelah menerkam, engkau naik ke suatu tempat yang tinggi,…Matanya akan merah karena anggur dan giginya akan putih karena susu.”

Mereka berlaku seperti layaknya singa yang tidak akan melepaskan mangsanya hingga benar2 tertangkap, lalu setelh kenyang akan beristirahat di tempat yang aman. Matanya mabuk oleh karena kekayaan dan kekuasaan yang dimilikinya.

Sampai akhirnya pada tahun 135 M Kaisar Hadrian sangat membenci orang-orang Yahudi yang masih memegang teguh Taurat (sebab sebagian orang Yahudi sudah memeluk agama Kristen waktu itu dan menerapkan hukum kasih sehingga mereka dapat berbaur dengan orang non-Yahudi), akhirnya kaisar Hadrian menghancurkan Yerusalem.

Hampir seluruh sinagoga dihancurkan dan akhirnya mengusir orang-orang Yahudi non-Kristen keluar dari tanah Israel. Setelah itu Yerusalem (sebelum Khalifah Omar merebutnya dari Roma pada tahun 637) didiami oleh kebanyakan orang Roma dan orang-orang Yahudi yang sudah beragama Kristen, sehingga lama-kelamaan orang Roma juga memeluk agama Kristen, oleh karena pengaruh orang-orang Yahudi Kristen (Kis 11:21).

Kekristenan sangat dihargai oleh Roma…namun di lain sisi, hal tersebut sangatlah menyakitkan bagi orang-orang Yahudi yang di usir dari tanah pusaka mereka, ini mengakibatkan orang Yahudi sangat membenci orang Kristen dan seluruh orang di dunia ini.
Read more

3/18/2015

Mason and 33 Degrees Parallel

Organisasi Freemansory di Amerika disinyalir bertanggung jawab atas pembunuhan tokoh-tokoh elit dan memprovokasi tindakan kekerasan dan peperangan yang sebagian besar terjadi di 33 derajat lintang utara

Fenomena ini menjadi menarik karena pada umumnya sentra-sentra bisnis berada di 33 derajat lintang utara, sebut saja London, New York, Chicago, dan Swiss. Mayoritas dari populasi penduduk di bumi ini juga menempati belahan 33 derajat

Kekuatan organisasi Mason yang berada di tangan tokoh-tokoh berpengaruh juga turut mempengaruhi kebijakan media. Apabila isu-isu sensitif mengenai kelompok ini dikemukakan ke publik, maka reaksi yang muncul adalah tindakan sensor agar infomasi seputar Mason tidak menyebar ke publik, misalnya saja buku yang berjudul “Tragedy and Hope” yang menguak misteri dibalik Mason karya Professor Carroll Quigley yang ditarik dari peredaran oleh penerbit Macmillan sebulan setelah tanggal penerbitannya.

James Shelby Downard (1913-1998) dalam sebuah esainya “Sorcery, Sex, Assassination and the Science of Symbolism”, menganalisis hubungan tragedi penembakan JFK tahun 1963 dengan leStak geografis, nama, dan simbol seputar pembunuhan tersebut. Kennedy ditembak saat berada dalam limosin di Elm Street, Dallas, sebuah kota yang berada di 33 derajat cover lintang utara. Oswald yang dituduh sebagai pelaku penembakan disinyalir hanya dijadikan oleh pelaku sesungguhnya.

Penembakan JFK hanya salah satu contoh dari berbagai tragedi di 33 derajat lintang utara lainnya. Aktivitas paranormal juga terjadi di zona 33o lintang utara, yakni kota Atlantis, Piramid di Mesir, dan Segitiga Bermuda. Angka 33 memang seperti memiliki nilai magis dan tersebar dalam berbagai ranah kehidupan: jumlah otot pada kaki manusia adalah 33, urutan DNA lengkap manusia ada 33, Dante Alighieri (1265-1321) membagi karya Divine Comedy ke dalam 100 canto, di mana 1 canto untuk pembukaan, 33 canto untuk inferno, 33 canto untuk purgatorio, serta 33 canto untuk paradiso.

FreeMason sangat memuja angka 33 karena angka tersebut dianggap sebagai paduan dari simbol-simbol Mesir, Bible, Persia, hingga rumus kimia. Setiap anggota FreeMason bersumpah untuk melindungi sesama anggotanya yang terlibat tindakan kriminal atau amoral. Hal ini tercermin dari sumpahnya:

“I will aid and assist a companion royal arch Mason, when engaged in any difficulty, and espouse his cause, so far as to extricate him from the same, if in my power, whether he be right or wrong. . . A companion royal arch Mason’s secrets, given me in charge as such, and I knowing him to be such, shall remain as secure and inviolable, in my breast as in his own, murder and treason not excepted.”
Read more

3/16/2015

New World Order (Teori Konspirasi)


Sisi belakang penutup Besar Amerika Serikat (1776). Ungkapan Latin "Novus ordo seclorum", yang muncul di bagian belakang Lambang sejak 1782 dan di belakang tagihan satu dolar AS sejak 1935, berarti "Orde Baru Abad" dan hanya menyinggung awal dari era di mana Amerika Serikat adalah negara-negara independen, namun sering tidak semestinya diterjemahkan dengan teori konspirasi sebagai "New World Order

Tema umum dalam teori konspirasi tentang Tata Dunia Baru adalah bahwa elit kuat dan rahasia dengan agenda globalis adalah bersekongkol untuk akhirnya memerintah dunia melalui pemerintahan dunia totaliter, yang akan menggantikan negara-negara berdaulat dan mengakhiri perebutan kekuasaan internasional . kejadian yang signifikan dalam politik dan keuangan yang berspekulasi harus diatur oleh sebuah komplotan rahasia yang sangat berpengaruh yang beroperasi melalui banyak organisasi depan. peristiwa sejarah dan arus Banyak dilihat sebagai langkah-langkah dalam sebuah on-akan plot untuk mencapai dominasi politik dunia melalui pertemuan-pertemuan rahasia dan proses pengambilan keputusan. 
Sebelum awal 1990-an, New World Order conspiracism terbatas pada dua countercultures Amerika, terutama kanan militan anti-pemerintah, dan Kristen fundamentalis yang kedua berkaitan dengan munculnya akhir zaman dari Antikristus. skeptis, seperti Michael Barkun dan Chip Berlet, telah mengungkapkan kekhawatiran bahwa teori konspirasi sayap kanan tentang New World Order sekarang tidak hanya dianut oleh banyak teori konspirasi sayap kiri tetapi telah meresap ke dalam budaya populer, sehingga periode tertandingi melantik orang aktif mempersiapkan skenario millenarian apokaliptik di Amerika Serikat dari akhir abad 20 dan awal 21. Politik ilmuwan memperingatkan bahwa histeria massa ini tidak hanya bahan bakar terorisme sendirian-serigala tapi memiliki pengaruh yang sangat buruk pada kehidupan politik Amerika, seperti membujuk paling kanan ke paling kiri bergabung dengan gerakan revolusioner Posisi Ketiga mampu menghancurkan kekuatan politik yang mapan. 

Sejarah istilah 
Selama abad ke-20, banyak negarawan, seperti Woodrow Wilson dan Winston Churchill, menggunakan istilah "tatanan dunia baru" untuk merujuk ke masa baru sejarah membuktikan perubahan dramatis dalam pemikiran dunia politik dan keseimbangan kekuasaan setelah Perang Dunia I dan Perang Dunia II. Mereka semua melihat periode ini sebagai kesempatan untuk menerapkan usulan idealis atau liberal untuk pemerintahan global hanya dalam arti upaya kolektif baru untuk mengidentifikasi, memahami, atau mengatasi masalah-masalah di seluruh dunia yang melampaui kapasitas negara-negara masing-masing untuk menyelesaikan. Proposal ini menyebabkan terciptanya organisasi internasional, seperti PBB dan NATO, dan rezim internasional, seperti sistem Bretton Woods dan Perjanjian Umum mengenai Tarif dan Perdagangan, yang dihitung baik untuk menjaga keseimbangan kekuasaan serta mengatur kerja sama antara negara, dalam rangka mencapai fase damai kapitalisme. 

Kreasi ini pada khususnya dan internasionalisme pada umumnya, bagaimanapun, akan selalu dikritik dan ditentang oleh American Old kanan atas dasar isolasionis dan Hak Baru atas dasar imperalist murah hati. Penandatanganan Piagam PBB di San Francisco, 1945. Dalam Setelah dua Perang Dunia, progresif menyambut organisasi-organisasi internasional baru dan rezim tetapi berargumen mereka menderita defisit demokrasi dan karena itu tidak memadai untuk tidak hanya mencegah lain perang global tetapi juga memupuk keadilan global. Dengan demikian, para aktivis di seluruh dunia membentuk gerakan membungkuk federalis dunia pada menciptakan "nyata" tatanan dunia baru. Sejumlah intelektual sosialis Fabian, seperti penulis Inggris HG Wells pada tahun 1940, disesuaikan dan mendefinisi ulang istilah "tatanan dunia baru" sebagai sinonim untuk pembentukan pemerintahan sekuler penuh, dunia sosial demokratis. Selama Scare Merah 1947-1957, ahli teori konspirasi hak sekuler dan Kristen Amerika semakin memeluk dan mongered ketakutan tak berdasar dari Freemason, Illuminati, dan Yahudi sebagai kekuatan pendorong di balik konspirasi "komunis internasional". Ancaman komunisme dunia dalam bentuk negara kolektivis ateistik dan birokrasi pemerintah dunia, setan sebagai "Red Menace", karena itu menjadi fokus utama conspiracism millenarian apokaliptik. Pada tahun 1960, producerist advokasi kelompok-kelompok politik, seperti John Birch Society dan Lobby Liberty, disebarluaskan banyak teori konspirasi sayap kanan mengklaim bahwa pemerintah baik dari Amerika Serikat dan Uni Soviet dikendalikan oleh komplotan rahasia dari perusahaan internasionalis, bankir rakus dan korup niat politisi menggunakan PBB sebagai kendaraan untuk menciptakan "Satu Dunia Pemerintah". Ketakutan ini akan berkembang menjadi sebuah kampanye untuk penarikan AS dari PBB. Penulis Amerika Mary M. Davison, pada tahun 1966 buklet nya Revolusi mendalam, menelusuri dugaan Baru Dunia konspirasi Order untuk penciptaan US Federal Reserve System pada tahun 1913 oleh para bankir internasional, yang dia mengaku kemudian membentuk Dewan Hubungan Luar Negeri pada tahun 1921 sebagai pemerintah bayangan. 

Pada saat buku tersebut diterbitkan, "bankir internasional" akan ditafsirkan oleh banyak pembaca sebagai referensi untuk konspirasi "dipostulasikan perbankan internasional Yahudi" didalangi oleh Rothschilds. Mengklaim bahwa istilah "New World Order" digunakan oleh elit rahasia yang didedikasikan untuk memunahkan segala kedaulatan nasional, producerist penulis Amerika Gary Allen, dalam bukunya 1971 Tidak ada buku Dare Call It Conspiracy, 1974 buku Rockefeller: Kampanye untuk New World Order dan 1987 buku Katakanlah "Tidak!" ke New World Order, diartikulasikan tema anti-globalis dari sayap kanan conspiracism banyak saat ini di AS. Dengan demikian, setelah jatuhnya komunisme di awal 1990-an, kambing hitam demonized utama Amerika paling kanan bergeser mulus dari kripto-komunis yang diplot atas nama Menace Merah untuk globalists yang plot atas nama New World Order. Sifat relatif tidak nyeri pergeseran itu karena berkembang oposisi sayap kanan ke globalisasi kapitalisme, tetapi juga di bagian ke paradigma dasar yang mendasari millenarian apokaliptik, yang makan Perang Dingin dan perburuan penyihir-masa McCarthy.

Amerika televangelis Pat Robertson dengan 1991 buku laris The New World Order menjadi popularizer Kristen yang paling menonjol dari teori konspirasi tentang sejarah Amerika belakangan ini sebagai teater di mana Wall Street, Federal Reserve System, Dewan Hubungan Luar Negeri, Bilderberg Group, dan Komisi Trilateral mengendalikan aliran peristiwa dari balik layar, mendorong kita terus-menerus dan diam-diam ke arah pemerintah dunia untuk Antikristus.

Di Eropa, Nasional-Anarkisme, sebuah ideologi politik sinkretis diartikulasikan melalui pos Inggris-Ketiga-Posisi aktivis Troy Southgate, berkembang menjadi gerakan politik radikal menyerukan pemberontakan melawan, dan pemisahan dari, membayangkan "Zionis, kapitalis New World Order". Nasional-anarkis melihat konvergensi di-dekat masa depan antara decentralist kiri dan kanan decentralist meningkat untuk melawan sentralisasi politik dan ekonomi dari New World Order. Setelah pergantian abad, khususnya selama krisis keuangan 2007-2010, banyak politisi dan pakar, seperti Gordon Brown, Henry Kissinger, dan Barack Obama, menggunakan istilah "tatanan dunia baru" dalam mereka advokasi untuk reformasi Keynesian sistem keuangan global dan panggilan mereka untuk sebuah "New Bretton Woods", yang memperhitungkan pasar-pasar baru seperti Cina dan India. Deklarasi ini memiliki konsekuensi yang tidak diinginkan menyediakan makanan segar untuk conspiracism Orde Baru Dunia, dan memuncak dalam administrasi mantan penasehat Clinton Dick Morris dan talk show konservatif Sean Hannity host nya berdebat di program Hannity Fox News Channel bahwa "teori konspirasi benar". Pada tahun 2009, sutradara film Amerika Lukas Meyer dan Andrew Neel dirilis New World Order, sebuah film dokumenter-acclaimed kritis yang membahas dunia teori konspirasi, seperti radio host Amerika Alex Jones, yang berkomitmen untuk mengekspos dan penuh semangat menentang apa yang mereka anggap menjadi muncul New World Order.


Teori Konspirasi 
Ada banyak teori konspirasi sekuler dan agama di mana konsep Orde Dunia Baru dilihat. Berikut ini adalah daftar yang relatif besar dalam rangka kronologis :


Waktu Akhir 

Selama lebih dari 2.000 tahun, apokaliptik teolog Kristen millenarian dan orang awam memiliki takut konspirasi globalis sebagai pemenuhan nubuat tentang akhir zaman "" dalam Alkitab, khususnya dalam Kitab Yehezkiel, Kitab Daniel, wacana Olivet ditemukan dalam Sinoptik Injil, dan Kitab Wahyu. Mereka menyatakan bahwa agen manusia dan setan dari setan terlibat dalam plot primordial untuk menipu umat manusia ke dalam dunia menerima teokrasi setan yang memiliki kudus Trinity-Iblis, Antikristus dan Nabi Palsu-pada inti dari sebuah kultus kekaisaran. Dalam banyak teori konspirasi kontemporer Kristen, Nabi Palsu baik akan menjadi paus terakhir dari Gereja Katolik (dipersiapkan dan diinstal oleh Alta Vendita atau konspirasi Yesuit) atau seorang guru dari gerakan New Age atau bahkan pemimpin organisasi fundamentalis Kristen seperti Fellowship, sedangkan baik Antikristus akan menjadi presiden Uni Eropa atau Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa atau bahkan superkomputer.

Beberapa kritikus yang paling vokal akhir-waktu teori konspirasi datang dari dalam kekristenan. Pada tahun 1993, Amerika sejarawan Bruce Barron menulis sebuah teguran keras dari conspiracism Kristen apokaliptik di Christian Research Journal, ketika meninjau 1.991 buku Amerika televangelis Pat Robertson's New World Order. kritik lain dapat ditemukan di s Amerika sejarawan Gregory S. Camp "1997 buku Jual Takut: Teori Konspirasi dan End-Times Paranoia, yang telah digambarkan sebagai" mengesankan baik sebagai karya sejarah dan teologis ". Camp memperingatkan bahaya "yang sangat nyata bahwa orang Kristen dapat mengambil beberapa bagasi rohani ekstra" oleh credulously merangkul teori konspirasi Kristen Progresif, seperti American pendeta-teolog Peter J. Gomes,. berpendapat bahwa Alkitab harus dibaca dengan hati-hati untuk menghindari penyalahgunaan teks untuk melegitimasi prasangka reaksioner dalam budaya yang dominan. Mereka hati-hati orang-orang Kristen konservatif bahwa semangat "takut" dapat mendistorsi sejarah dengan Kitab Suci dan berbahaya menggabungkan literalisme Alkitab, jadwal apokaliptik, demonization, dan menindas prasangka , seperti seksisme, homofobia, classism, xenophobia, rasisme, dan antisemitism Karena itu mereka memanggil orang Kristen untuk bertobat untuk terlibat dalam conspiracism.

Lebih luas lagi, Kristen preterist berpendapat bahwa beberapa atau semua nubuat Alkitab tentang akhir zaman merujuk secara harfiah atau metaforis untuk peristiwa-peristiwa yang telah terjadi pada abad pertama setelah kelahiran Yesus. Dalam pandangan mereka, pada waktu akhir "" konsep mengacu pada akhir perjanjian antara Allah dan Israel, daripada akhir zaman, atau akhir dari planet bumi. Mereka berpendapat bahwa nubuat tentang Pengangkatan, yang mencemarkan Bait Allah, kehancuran Yerusalem, Antikristus, Jumlah Binatang, Tribulasi, Kedatangan Kedua, kiamat, dan kebangkitan orang mati telah dipenuhi pada atau sekitar tahun 70 ketika jenderal Romawi (dan masa depan Kaisar) Titus menjarah Yerusalem dan menghancurkan Bait Suci Kedua di Yerusalem, menempatkan berhenti tetap kepada korban binatang sehari-hari. Menurut Preterists, banyak bagian dalam Perjanjian Baru menunjukkan dengan jelas kepastian bahwa kedatangan Kristus yang kedua, dan akhir zaman diramalkan dalam Alkitab adalah untuk mengambil tempat dalam tahan dari murid-murid Yesus daripada ribuan tahun kemudian: Matt. 10:23, Matt. 16:28, Matt. 24:34, Matt. 26:64, Rom. 13:11-12, 1 Kor. 7:29-31, 1 Kor. 10:11, Phil. 4:5, Yakobus 5:8-9, 1 Pet. 04:07, 1 Yohanes. 2:18. Akhirnya, Preterists penuh berpendapat bahwa semua orang Kristen harus menolak eskatologi apokaliptik eskatologi.


Protokol Para Tetua Sion 

Protokol Para Sesepuh Sion adalah canard antisemitic, aslinya diterbitkan dalam bahasa Rusia pada tahun 1903, menuduh konspirasi Yahudi-Masonik untuk mencapai dominasi dunia. Teks tujuan sebagai risalah rapat rahasia dari komplotan rahasia dari otak Yahudi, yang telah terkooptasi Freemasonry dan merencanakan untuk menguasai dunia atas nama semua orang Yahudi karena mereka percaya diri untuk menjadi orang yang dipilih God.The Protokol menggabungkan banyak conspiracist tema inti yang digariskan dalam Robison dan serangan Barruel pada Freemason, dan tampilan mereka dengan tuduhan palsu antisemitic tentang gerakan anti-Tsar di Rusia. Protokol mencerminkan tema mirip dengan kritik yang lebih umum liberalisme Pencerahan oleh kaum konservatif yang mendukung monarki dan agama negara. interpretasi yang dimaksudkan oleh publikasi dari The Protokol adalah bahwa jika salah satu kulit menghilangkan lapisan persekongkolan Masonik, melewati Illuminati, orang menemukan inti Yahudi busuk. 

Protokol telah dibuktikan oleh polemicists, seperti wartawan Irlandia Philip Graves dalam 1921 Artikel Times, dan Inggris akademik Norman Cohn dalam buku Waran 1967 nya untuk Genosida, untuk menjadi seorang tipuan dan kasus yang jelas tentang plagiarisme. Ada kesepakatan umum bahwa penulis Rusia-Perancis dan aktivis politik masalah Matvei Golovinski fabrikasi teks untuk Okhrana, polisi rahasia Kekaisaran Rusia, sebagai sebuah karya propaganda kontra-revolusioner sebelum Revolusi Rusia 1905, dengan menjiplak itu, hampir kata demi kata dalam beberapa bagian, dari Dialog di Neraka antara Machiavelli dan Montesquieu, sebuah satir abad ke-19 melawan Napoleon III dari Perancis ditulis oleh satiris politik Perancis dan Legitimist militan Maurice Joly.

Cover dari copy 1920 The Peril Yahudi

The Protokol secara luas dianggap berpengaruh dalam pengembangan teori konspirasi yang berkaitan dengan Tata Dunia Baru (seperti gagasan tentang Pemerintah Pendudukan Zionis), dan kembali muncul berulang-ulang konspirasi dalam sastra kontemporer. Sebagai contoh, penulis buku kontroversial 1982 Darah Kudus dan Holy Grail menyimpulkan bahwa The Protokol merupakan bagian yang paling persuasif bukti bagi keberadaan dan aktivitas dari Biarawan Sion. Mereka berspekulasi bahwa masyarakat rahasia ini bekerja di balik layar untuk mendirikan sebuah "teokratis Amerika Serikat Eropa". Politik dan agama bersatu melalui kultus kekaisaran suci seorang raja Merovingian, seharusnya diturunkan dari keturunan Yesus, yang menduduki kedua takhta Eropa dan Tahta Suci, ini "Kekaisaran Suci Eropa" akan menjadi hyperpower dari abad ke-21. Meskipun Biarawan Sion, itu sendiri, telah dibantah oleh Kenny mendalam wartawan dan sarjana sebagai tipuan, eschatologists Kristen pinggiran prihatin dengan munculnya Orde Dunia Baru menjadi yakin bahwa Biarawan Sion adalah pemenuhan nubuat yang ditemukan Kitab Wahyu dan bukti lebih lanjut dari konspirasi anti-Kristen proporsi epik. 
Skeptis berpendapat bahwa langkah pertama saat ini teori konspirasi kontemporer yang menggunakan Protokol ada yang mengklaim bahwa mereka "benar-benar" datang dari beberapa kelompok selain orang-orang Yahudi seperti Illuminati atau penyerbu asing. Meskipun sulit untuk menentukan apakah konspirasi-hati benar-benar percaya ini atau hanya berusaha untuk membersihkan teks didiskreditkan, skeptis berpendapat bahwa tidak ada bedanya, karena mereka meninggalkan aktual, teks antisemitic tidak berubah. Hasilnya adalah untuk memberikan Kredibilitas Protokol dan sirkulasi bila tidak layak.


Meja Bundar 

Pengusaha Inggris kelahiran Afrika Selatan , pengusaha pertambangan, dan politikus Cecil Rhodes menganjurkan re-annexing Kerajaan Inggris Amerika Serikat dan mereformasi dirinya menjadi sebuah "Imperial Federasi" untuk membawa hyperpower dan perdamaian dunia yang abadi. Dalam akan pertama, tahun 1877, ditulis pada usia 23, ia menyatakan keinginannya untuk mendanai masyarakat rahasia (yang dikenal sebagai Masyarakat dari Rekayasa) yang akan memajukan tujuan ini:

" Untuk dan untuk pembentukan, promosi dan pengembangan Masyarakat Secret, tujuan benar dan objek kadarnya harus menjadi perpanjangan pemerintahan Inggris di seluruh dunia, penyempurnaan sistem emigrasi dari Britania Raya, dan kolonisasi oleh subyek Inggris semua tanah di mana sarana dari mata pencaharian yang dicapai oleh energi, tenaga kerja dan perusahaan, dan terutama pendudukan oleh pemukim Inggris di seluruh benua Afrika, Tanah Suci, Lembah Efrat, Kepulauan Siprus dan Candia, seluruh Amerika Selatan, Kepulauan Pasifik sampai sekarang tidak dimiliki oleh Britania Raya, seluruh Malay Archipelago, daerah pesisir China dan Jepang, pemulihan akhir dari Amerika Serikat sebagai bagian integral dari Kerajaan Inggris, pelantikan suatu sistem perwakilan Kolonial di Parlemen Kekaisaran yang mungkin cenderung las bersama anggota terputus-putus Kekaisaran dan, akhirnya, dasar begitu besar Power sebagai untuk membuat perang tidak mungkin, dan memajukan kepentingan kemanusiaan." 

Dalam surat wasiatnya, seorang Rhodes lebih matang meninggalkan gagasan dan bukannya berkonsentrasi pada apa yang menjadi Beasiswa Rhodes, yang negarawan Inggris Alfred Milner sebagai salah satu wali tersebut. Didirikan pada tahun 1902, tujuan asli dari dana perwalian adalah untuk mendorong perdamaian antara kekuatan-kekuatan besar dengan menciptakan rasa persaudaraan dan pandangan dunia masa depan bersama antara Inggris, Amerika, dan Jerman pemimpin dengan memiliki memungkinkan mereka untuk belajar gratis di Universitas Oxford.


New Age 
neo-Theosophical okultis asal Inggris, Alice Bailey, salah satu pendiri gerakan yang disebut Umur Baru, bernubuat pada tahun 1940 akhirnya kemenangan Sekutu Perang Dunia II atas kekuatan Axis (yang terjadi pada tahun 1945) dan pendirian oleh Sekutu sebuah Dunia Baru Orde politik dan agama. Dia melihat pemerintah federal dunia sebagai puncak dari Wells 'Open Conspiracy tetapi berargumen bahwa akan synarchist karena dipandu oleh Masters dari Kebijaksanaan Kuno, bertekad mempersiapkan umat manusia bagi kedatangan Kristus kedua mistik, dan fajar Age of Aquarius. Menurut Bailey, sekelompok guru naik disebut Great White Brotherhood bekerja pada "pesawat batin" untuk mengawasi transisi ke New World Order namun, untuk saat ini, anggota dari Hirarki Spiritual ini hanya diketahui beberapa ilmuwan yang gaib, dengan siapa mereka berkomunikasi secara telepati, tetapi sebagai kebutuhan untuk keterlibatan pribadi mereka dalam meningkatkan rencana, akan ada "eksternalisasi dari Hirarki" dan semua orang akan tahu kehadiran mereka di Bumi. tulisan Bailey, bersama dengan 1.980 buku penulis Amerika Marilyn Ferguson, The Konspirasi Aquarian, memberikan kontribusi terhadap teori konspirasi hak Kristen melihat gerakan New Age sebagai agama "palsu" yang akan menggantikan agama Kristen di New World Order. 

skeptis berpendapat bahwa istilah "New Age gerakan" adalah keliru, biasanya digunakan oleh ahli teori konspirasi sebagai rubrik-menangkap semua untuk setiap agama baru, simbol keyakinan spiritual atau filosofis, dan praktek yang tidak fundamentalis Kristen. Dengan lampu mereka, segala sesuatu yang tidak Kristen adalah dengan definisi aktif dan secara sengaja anti-Kristen. Implikasinya adalah bahwa ini independen dan kadang-kadang bertentangan sekolah pemikiran adalah bagian dari keseluruhan monolitik. Hal ini secara logis dan empiris palsu, dan rasional sederhana. 

Paradoksnya, sejak tahun 2000, New World Order conspiracism meningkat dan propaganda yang dianut oleh okultis New Age, yang adalah orang-orang bosan dengan rasionalisme dan tertarik pada apa yang Barkun panggilan tanah "dumping budaya sesat, itu skandal, yang mode, dan "berbahaya - seperti pengobatan alternatif, astrologi, mistik kuantum, spiritualisme, dan Teosofi. Dengan demikian, teori konspirasi New Age, seperti pembuat film dokumenter seperti Zeitgeist, Movie dan Esoteric Agenda, menyatakan bahwa globalists yang plot pada nama New World Order hanya menyalahgunakan okultisme untuk Machiavellian berakhir, seperti mengadopsi 21 Desember 2012 sebagai tanggal yang tepat untuk pembentukan New World Order dalam rangka mengambil keuntungan dari fenomena 2012 tumbuh, yang berasal dari dalam pinggiran Mayanist teori penulis New Age Jose Arguelles, Terence McKenna, dan Daniel palsu. 


Keempat Reich 

Teori Konspirasi sering menggunakan "istilah Reich Keempat" hanya sebagai sinonim untuk merendahkan "New World Order" untuk menyiratkan bahwa ideologi negara dan pemerintah akan serupa dengan Jerman Reich Ketiga. Namun, beberapa teori konspirasi mengambil temuan penelitian jurnalis Amerika Edwin Black, penulis 2009 buku Nazi Nexus, mengklaim bahwa beberapa Amerika perusahaan dan filantropis yayasan-yang terlibat sangat penting untuk upaya perang Reich Ketiga, eugenika Nazi dan Holocaust- sekarang bersekongkol untuk membangun Reich Keempat. Teori konspirasi, seperti penulis Amerika Jim Marrs, mengklaim bahwa beberapa mantan Nazi, yang selamat dari jatuhnya Greater Jerman Reich, bersama dengan simpatisan di Amerika Serikat dan di tempat lain, diberikan tempat yang aman oleh organisasi seperti Odessa dan Die Spinne, telah bekerja di balik layar sejak akhir Perang Dunia II untuk memberlakukan setidaknya beberapa prinsip Nazisme (misalnya militerisme, imperialisme, luas memata-matai warga, penggunaan perusahaan dan propaganda untuk mengontrol kepentingan nasional dan ide-ide) ke dalam budaya, pemerintah, dan bisnis di seluruh dunia, tetapi terutama di Amerika Serikat. Mereka mengutip pengaruh mantan ilmuwan Nazi dibawa di bawah Operasi Paperclip untuk membantu kemajuan manufaktur kedirgantaraan di Amerika Serikat dengan prinsip teknologi dari UFO Nazi, dan akuisisi dan penciptaan konglomerat oleh mantan simpatisan Nazi dan mereka setelah perang, di Eropa dan Amerika Serikat .


Okultisme 

Conspiracy teoretisi hak Kristen percaya ada konspirasi okultisme kuno-mulai oleh mystagogues pertama dari Gnostisisme dan diabadikan oleh para penerusnya yang diduga mereka esoteris, seperti Kabbalah, Cathar, Ksatria Templar, Rosicrucian, Freemason, dan, akhirnya, Illuminati- yang berusaha untuk menumbangkan landasan Judeo-Kristen di dunia Barat dan menerapkan New World Order melalui satu agama dunia New Age yang mempersiapkan massa untuk merangkul kultus kekaisaran dari Antikristus. Secara lebih luas, mereka berspekulasi bahwa globalists yang plot atas nama Orde Dunia Baru diarahkan oleh lembaga okultisme dari beberapa macam: atasan tidak diketahui, spiritual hierarki, setan, malaikat yang jatuh atau Lucifer. Mereka percaya bahwa, seperti okultis Nazi, komplotan ini menggunakan kekuatan ilmu gaib (numerologi), simbol (Eye of Providence), ritual (Masonik derajat), monumen (Mall Nasional landmark), bangunan (Manitoba Legislatif Bangunan dan fasilitas (Denver International Airport) untuk memajukan rencana mereka untuk menguasai dunia. Sebagai contoh, pada bulan Juni 1979, seorang dermawan tak dikenal dengan nama pengguna "RC Kristen" memiliki Megalit granit besar dibangun di negara bagian Georgia, yang bertindak seperti kompas, kalender, dan jam. Sebuah pesan terdiri dari sepuluh panduan tertulis pada struktur okultisme dalam banyak bahasa untuk melayani sebagai petunjuk bagi mereka yang selamat dari peristiwa hari kiamat untuk membangun peradaban lebih tercerahkan dan berkelanjutan daripada yang dihancurkan. The "Georgia Guidestones" telah kemudian menjadi rohani dan politik yang tes Rorschach ke sejumlah gagasan dapat dikenakan. Beberapa agers Baru dan neo-pagan memuja sebagai kekuatan perhubungan Hadley-line sementara beberapa teori konspirasi yakin bahwa mereka diukir dengan anti-Kristen New World Order's "Sepuluh Perintah". Jika Guidestones bertahan selama berabad-abad sebagai pencipta mereka dimaksudkan, banyak makna yang bisa timbul, juga tidak terkait dengan niat asli perancang .


kontrol Masyarakat Dunia

teori konspirasi percaya bahwa New World Order juga akan diterapkan melalui penggunaan kontrol populasi agar lebih mudah memantau dan mengontrol pergerakan individu. Berarti mulai dari menghentikan pertumbuhan masyarakat manusia melalui kesehatan reproduksi dan keluarga berencana program yang mempromosikan pantang, kontrasepsi dan aborsi, atau sengaja mengurangi sebagian besar penduduk dunia melalui genocides oleh mongering perang yang tidak perlu, melalui tulah oleh virus muncul rekayasa dan tainting vaksin, dan melalui bencana lingkungan dengan mengendalikan cuaca (HAARP, chemtrails), dll. Codex Alimentarius, koleksi standar yang diakui secara internasional, kode praktek, pedoman dan rekomendasi lainnya yang berhubungan dengan makanan, produksi pangan dan keamanan pangan , juga menjadi subyek dari teori konspirasi tentang kontrol populasi melalui kelaparan dan penyakit bawaan makanan.
Read more

Sejarah Perkembangan Freemason

Periode Kuno

Menurut legenda ritual Freemasonry, persaudaraan Mason telah ada sejak pembangunan kuil Raja Sulaiman ratusan abad silam. Karena kuil yang dikerjakan sangat besar, sehingga diperlukan adanya suatu bentuk pengorganisasian kerja yang baik untuk memastikan pembangunan kuil selesai tepat pada waktunya. Keadaan ini mendorong perkembangan organisasi pekerja stonemason dan arsitek ke dalam berbagai tingkatan dan kelas dengan tanggung jawab yang berbeda-beda.

Banyak karakter yang diungkap dalam buku Kings and Chronicles dalam Kitab Yahudi sesuai dengan kondisi-kondisi yang ada di berbagai tingkatan organisasi Masonry, misalnya Raja Sulaiman, Hiram (Raja Tyre yang mensuplai bahan material, terutama kayu cedar, untuk pembangunan kuil), Adoniram, dsb.

Meskipun persaudaraan Masonic melakukan ritual-ritual zaman Raja Sulaiman, agar dapat menjadi sebuah kebenaran sejarah, tetapi tidak ada otoritas Masonic yang memberikan kebenaran tentang adanya organisasi Mason di masa lampau.

Yang sudah diketahui dengan pasti adalah ada sebuah organisasi persaudaraan di masa lampau, baik diantara kaum pagan maupun kaum Yahudi. Dan kasus yang lebih dahulu muncul adalah organisasi tersebut dikait-kaitkan dengan adanya kerahasiaan, seperti halnya misteri Eleusinian yang sangat terkenal. Contoh misteri yang mengemuka lainnya adalah adanya kelompok rahasia yang bernama Pharisees.

Eleusinian adalah sebuah komunitas rahasia yang mempunyai ritual-ritual inisiasi, pembagian divisi yang lebih kecil dengan sifat kerahasiaan yang semakin besar, ujian-ujian yang harus dihadapi sebelum memperoleh pengetahuan dan rahasia yang harus dijaga. Rahasia komunitas ini tetap terjaga dengan baik dari waktu ke waktu dan yang mengetahui hanyalah mereka saja. Mungkin pengetahuan tentang sifat komunitas ini jatuh ke tangan para pendiri Mason dan pada akhirnya membentuk struktur organisasi Mason seperti sekarang ini.

Berbeda dengan Eleusinian, kelompok Pharisees tidak menyembunyikan pengetahuan apapun. Akan tetapi, mereka melakukan pembatasan keanggotaan dan memanggil sesamanya dengan sebutan “chaver” (kha VER), konsep yang sama dengan penggunaan sebutan “saudara” atau “kawan” pada organisasi Mason sekarang. Setiap anggota baru diminta untuk bersumpah dan mematuhi perintah dan hukum organisasi dengan disaksikan oleh tiga anggota lainnya.

Pharisees dianggap memiliki ajaran yang berbeda oleh para pengikut Yudaism maupun Kristen. Di kemudian hari, istilah Pharisee memiliki konotasi negatif, yang hampir sama dengan kaum hipokrit. Bagi kaum Yahudi, struktur Pharisaic secara esensi telah muncul dalam ajaran Yudaism 2000 tahun yang lalu. Pharisees dipandang sebagai sebuah kelompok yang berupaya memadamkan peran agama di mana puncaknya adalah penghancuran kuil di Yerusalem.

Pengetahuan mengenai praktik-praktik Pharisaic mungkin sudah diketahui oleh para pendiri Mason. Mereka juga memandang bahwa hanya ada satu cara efektif untuk mengorganisasi sebuah persaudaraan dengan baik, dan cara tersebut telah ditemukan secara terus menerus, independen, dan selalu berulang.


Periode Pertengahan

Teori munculnya Freemasonry yang juga cukup umum adalah berasal dari serikat pekerja atau gilda stonemason pada abad pertengahan. Istilah “Free” mengindikasikan bahwa Mason tidak terikat dengan tanah sebagai budak, tetapi mereka adalah orang-orang bebas pergi kemanapun, seperti hal seorang pedagang yang selalu membangun di manapun ia berada.

Mason di abad pertengahan selalu mendirikan berbagai bangunan, tetapi perhatian khusus selalu dipusatkan pada katedral-katedral besar yang dibangun selama periode ini. Untuk menciptakan sebuah konstruksi bangunan yang mengaggumkan, diperlukan pendidikan prinsip-prinsip geometri, aritmatika, maupun teknik sipil. Gilda stonemason, dan para arsitek pada masa itu menjadi sebuah semacam pusat penyimpanan pengetahuan di luar unsur paling dominan yang ada di masyarakat: pendeta.

Seiring dengan gelombang maraknya pembangunan katedral dan permulaan masa-masa renaisans, diperkirakan Freemason tetap menjaga organisasi mereka dengan membuka keanggotaan untuk forum diskusi filosofis serta pengetahuan lain. Anggota tersebut merupakan orang-orang tertentu yang berada di kelas atas dan bukan pekerja itu sendiri.

Ada teori lain tentang kemunculan Freemasonry pada abad pertengahan. John Robinson penulis buku Born on Blood mengatakan bahwa para Mason adalah keturunan dari ksatria templar. Templar adalah sekelompok ksatria yang memiliki kekuatan dan kesejahteraan semasa Perang Salib. Setelah Perang Salib selesai, pada abad ke-14, mereka ditekan oleh Raja Perancis dan kalangan gereja. Sebagian besar para templar menemui ajalnya, dan ada juga sebagian dari mereka yang mampu bertahan. Beberapa tingkatan dalam Mason berkaitan dengan kejadian ini. Hipotesis yang kemudian muncul adalah bekas para templar tersebut mempertahankan persaudaraan mereka dengan melakukan penyamaran dalam bentuk Freemasonry.

Teori-teori mutakhir yang melacak asal-muasal Masonry justru tidak mengarah pada gilda stonemason seperti yang diungkapkan sebelumnya, melainkan lebih kepada akibat dari konflik yang ada Inggris pada abad ke 17. Cyril Batham, salah seorang Quatuor Coronati Research Lodge yang cukup terkenal di Inggris, mengungkapkan bahwa orang-orang ini mendirikan Lodge untuk menjaga komunikasi ketika bersembunyi dari kejaran kaum Anglikan semasa pergolakan Jacobite.


Periode Modern

Di era modern, Freemasonry muncul sejak didirikannya Grand Lodge pertama pada St. John’s Day, di London pada tahun 1717. Empat lodge lama berkumpul bersama di Goose dan Gridiron Ale House untuk mengorganisasi pendirian Grand Lodge.

Dari waktu ke waktu organisasi-organisasi free-thinker seperti Masonry ini semakin matang untuk melebarkan sayapnya di dunia Barat. Masa-masa pencerahan di benua ini dimulai ketika Inggris sedang bertransisi menjadi sebuah negara liberal yang ditandai dengan penolakan konsep “hak agung” monarki James II. Organisasi Masonry menyebar dengan cepat ke kawasan lainnya seperti Perancis, Austria-Hungaria, dan Jerman.

Lodge kuno dan modern yang berada di Inggris, pada tahun 1813, kemudian bergabung menjadi sebuah organisasi tunggal yang bernama United Grand Lodge of England. Ketika itu, kedua organisasi Mason membuat piagam tentang Tata Dunia Baru. Fakta ini menjadi dasar adanya keragaman ritual Mason di daratan Amerika, meskipun sifat ritual yang asli tidak dapat dilihat dari konsep keanggotan Grand Lodge semata, yakni sebagai “Ancient Free and Accepted Masons” atau hanya “Free and Accepted Masons”.

Lodge pertama di AS didirikan sesuai dengan apa yang diamanatkan dalam piagam Grand Lodges di Inggris. Dalam perjalanannya, Lodge-lodge di daerah koloni merasa perlu untuk membentuk Lodge yang baru dan dapat mengorganisasi Grand Lodge (berada di provinsi semasa masa koloni) mereka sendiri.

Grand Lodge independen pertama di Amerika dibentuk sebagai hasil pertemuan empat Lodge di Virginia. Seperti apa yang telah diamanatkan oleh Grand Lodge yang berada di masing-masing negara bagian, konsep ritualnya merupakan perpaduan dari Grand Lodge-Grand Lodge yang ada. Pada tahun 1995, sudah berdiri Grand Lodge di 50 negara bagian AS, dan 1 di distrik Columbia. Ada perkembangan yang cukup pesat pada organisasi ini, seperti misalnya Grand Lodge di California memiliki yurisdiksi atas Lodge di Hawaii.

Masonry memainkan peranan penting di masa-masa awal sejarah kemerdekaan AS. Banyak pendiri negara AS adalah Mason (1/3 dari penandatangan Deklarasi Kemerdekaan AS dan 1/3 yang menghadiri Consitution Convention di Philadelphia tahun 1787 adalah para Mason), termasuk Benjamin Franklin dan George Washington. Disinyalir, Boston Tea Party semasa kemerdekaan AS juga turut di organisasi dalam salah satu pertemuan Lodge. Pada peristiwa itu, sekelompok orang yang memakai atribut Indian menumpahkan teh di pelabuhan Boston diduga adalah Mason. Ada juga cerita bahwa pasukan Inggris menjaga properto-properti miliki Mason Amerika ketika revolusi berkobar untuk kemudian diserahkan kepada otoritas Masonic lokal setelah perang selesai.

Perkembangan Masonry Amerika mengalami kemunduran pada tahun 1820, ketika sentimen Antimasonic mencapai puncaknya yang ditandai dengan dimunculkannya kandidat presiden sebagai oposisi Lodge. Pada masa itu, banyak badan-badan yang berada di bawah naungan Lodge tidak eksis lagi. Kekacauan itu terjadi karena Mason dituduh melakukan eksekusi kepada mereka yang dianggap berkhianat karena membuka rahasia persaudaraan Lodge di New York.

Ketika Perang Sipil di AS berkecamuk, Mason berada di dua sisi. Anggota Lodge yang turun dalam peperangan menggunakan seragam dengan warna yang berbeda. Tahanan perang yang merupakan anggota Mason diminta untuk datang ke Lodge untuk mendapatkan pembebasan bersyarat dan menghadiri pemakaman prajurit Masonic yang gugur.

Peran Masonry dalam aspek kehidupan sosial AS di akhir abad 19 dan awal abad 20 cukup penting. Banyak tokoh-tokoh terkemuka di masyarakat adalah anggota Lodge. Organisasi persaudaraan yang juga muncul untuk bersaing dengan Mason antara lain, Grange, Elks, Moose, dan Odd Fellows. Kegiatan amal Masonic mampu menyokong kehidupan sosial masyarakat di masa-masa sulit, dan kegiatan itu ada jauh sebelum dibuatnya program jaring pengaman sosial pada tahun 1930.

Keanggotaan dalam persaudaraan Masonic mencapai puncaknya pada akhir tahun 1950, dan setelah masa itu, mengalami penurunan. Fenomena yang sama juga terjadi pada berbagai organisasi persaudaraan lain, seperti di berbagai klub bisnis, gereja, dsb. Penurunan itu disebabkan meningkatnya berbagai sarana hiburan di rumah secara massal, tuntutan pekerjaan yang semakin besar, dan sebab-sebab lainnya. Tidak seorang pun yang tahu bagaimana cara mengubah kemunduran itu, akan tetapi peran Lodge dalam struktur sosial di berbagai perkotaan sepertinya akan terus surut dan bisa berubah hanya apabila seluruh struktur sosial masyarakat AS berubah menjadi tipe masyarakat yang berorientasi keluar (outward oriented). Survey memperlihatkan bahwa saat ini banyak orang Amerika yang tidak lagi peduli pada eksistensi persaudaraan Masonic. Padahal, lebih dari 50 tahun yang lalu, ketidakpedulian terhadap keberadaan Lodge hanyalah sebuah impian.

Versi lain perkembangan Mason

Versi yang lebih tua dari sejarah Freemason adalah kisah yang menyebutkan pembentukan Freemasonry pada zaman Raja Israel, Herodes Agripa I yang meninggal pada tahun 44 Masehi. Freemason pada zaman ini dibentuk untuk membendung ajaran agama yang disampaikan oleh Nabi Isa as. Konon waktu itu namanya The Secret Power atau kekutan yang Tersembunyi. 

Tujuan utamanya adalah memusuhi pengikut Nabi Isa, menculik mereka, membunuh, melarang penyebaran agama baru tersebut, termasuk membunuhi baya-bayi Kristen. Tapi, berkenaan dengan segala kesadisan yang dilakukan Herodes ini, para sejarawan dunia, meyakini bahwa hal tersebut hanyalah mitos belaka dalam tradisi agama Kristen. Herodes Agripa I menjalankan segala misi The Secret Power ini dibantu dua pengikut setianya, Heram Abioud sebagai Wakil Presiden gerakan dan Moab Leumi sebagai pemegang rahasia utama gerakan ini. Tapi beberapa anggota Freemason juaga mempercayai dan menarik sejauh mungkin sejarah mereka ke masa lalu, bahkan hingga ke zaman Fir’aun. Itu pula yang menjadi salah satu penjelasan mengapa mereka kerap kali menggunakan simbol-simbol Mesir Kuno dalam tradisi dan aktivitas ritual mereka, seperti penggunaan Dewa Horus, Piramida, Matahari dan berbagai simbol Mesir lainnya. Penggunaan ini bermula dari penggalian Kuil Sulaiman oleh para Templa dan penemuan doktrin dan ajaran Kabbalah yang terus-menerus mereka eksplorasi dan diajarkan dari mulut ke mulut. Penggalian ini begitu serius mereka lakukan sehingga kelak akan mempengaruhi cara pandang kaum Templar dan juga rencana mereka pada kehidupan dunia. 

Bahkan yang cukup mengejutkan adalah, dalam manuskrip-manuskrip kuno Mason dikatakan, orang pertama Mason adalah Adam! Kejadian itu berawal ketika Adam dan Hawa memakan daun dari pohon terlarang di taman surga. Daun yang disebut sebagia daun pengetahuan, dan karena itu pula Tuhan mereka melarang mereka memakannya. Dr.Albert Mackei, seorang anggota Mason dengan tingkatan 33 derajat dalam Encyclopedia of Freemasonry manuliskan, daun pengetahuan itu kelak diturunkan pada dua anak Adam dan Hawa, Seth dan Nimrod dengan kisah The Tower of Babel. Kedua anak ini pula menyusun bahasa untuk ilmu pengetahuan yang akan diturunkan kepada manusia-manusia berikutnya. Tapi, dalam perkamen-perkamen tua itu disebutkan bahwa, Tuhan dengan sengaja mengacaukan bahasa manusia yang mengakibatkan rahasia ilmu pengetahuan, yang diturunkan Adam dengan memakan daun dari pohon terlarang, hilang dan tak diketahui manusia-manusia setelah Seth dan Nimrod. Dan itu pula yang menjadi alasan kedua kaum ini memerangi Tuhan. 

Bahkan menurut Talmud, setan-setan adalah keturunan dari Adam dan Hawa. Setelah Adam diusir dari surga, ia enggan mencampuri istrinya, Hawa. Dan pada saat itulah, dua setan perempuan mendatanggi Adam yang langsung digauli keduanya oleh Adam. Dalam Talmud disebutkan, Adam menggauli setan perempuan bernama Lelet selama lebih dari 130 tahun lamanya dan melahirkan banyak anak-anak setan begitu pula dengan Hawa selama ditinggal oleh Adam, Hawa juga digauli oleh setan laki-laki dan melahirkan banyak anak setan
Read more

Freemason

 

Freemasonry adalah organisasi Yahudi Internasional, sekaligus merupakan gerakan rahasia paling besar dan paling berpengaruh di seluruh dunia. Dengan anggota sekitar 5 juta orang. Freemasonry dan illuminati berbeda, tapi mereka mempunyai hubungan yang erat. Mengapa? karena mereka disatukan melalui tujuan yang sama yaitu menyatukan dunia di bawah kepemimpinan mereka. Sejarah Freemasonry Kuno Berdasarkan pengertian freemason, yang berarti tukang batu. Mereka memang benar-benar tukang batu, tapi bukan sekedar tukang batu yang mengangkat palu dan memecahkan batu-batu besar. mereka adalah ahli bangunan. Keahlian mereka begitu luar biasa sehingga mereka mendapat tugas membangun katedral-katedral di seluruh Eropa. Sebagai imbalan atas tugas ini, mereka mendapat reward dari para raja Eropa berupa fasilitas kemewahan dan pembebasan pajak. Dengan segera para tukang batu ini membentuk serikat- serikat eksklusif yang disebut dengan Lodge dan tersebar di seluruh Eropa. Serikat ini sedemikian ekslusifnya sehingga mereka memberikan tanda rahasia dan password kepada para anggotanya. Jadi apabila mereka berkeliling ke seluruh Eropa untuk bekerja, mereka dapat memberikan bukti kepada serikat tukang batu setempat bahwa mereka benar-benar anggota serikat. Sampai hari ini, kode-kode rahasia ini masih digunakan dalam praktek organisasi ini. Sebenarnya, tidak ada catatan resmi yang bisa menegaskan asal mula freemasonry, atau kadang disebut freemason saja. Sejarahnya ditulis oleh berbagai orang dengan berbagai teori yang berbeda juga. Jadi mungkin kita tidak akan pernah mengetahui secara pasti sejarah freemasonry kuno. Namun pada dokumen yang berasal dari tahun 1390 yang disebut The Halliwell Manuscript, ditemukan tulisan- tulisan yang mirip dengan prinsip-prinsip freemason modern. Ini mengindikasikan bahwa organisasi ini memiliki akar sejak ratusan tahun yang lampau. Bahkan menurut para pemimpinnya, sejarah freemason telah bermula dari sejak zaman raja Salomo, walaupun teori ini tidak memiliki dasar yang kuat. Sejarah Freemasonry Modern Pada tanggal 24 Juni 1717, empat lodge diantara sekian banyak lodge yang tersebar di Eropa berkumpul di London dan kemudian sepakat membentuk satu Lodge besar yang disebut The Grand Lodge of England. Tak lama setelah pendiriannya, The Grand Lodge of England menjadi Lodge yang paling berpengaruh di Eropa. Pendirian Grand Lodge ini dianggap sebagai sejarah freemasonry modern. Dalam prosesnya, Grand Lodge of England mendapat tandingan dari sebuah Grand Lodge baru yang didirikan belakangan. Perpecahan ini berlangsung hingga 62 tahun. Pada tanggal 27 Desember 1813, setelah melewati beberapa kompromi, kedua lodge besar ini memutuskan untuk menggabungkan diri. Lodge gabungan yang baru ini bernama The United Grand Lodge of England (UGLE). Dan sejak itu freemasonry mulai menyebar ke seluruh Eropa dan Amerika. 



Lambang Freemasonry
Seperti organisasi pada umumnya, freemasonry juga memiliki lambang. Lambangnya yang paling terkenal adalah sebuah jangka dan penggaris busur dengan huruf G ditengahnya.

Namun anehnya, mereka tidak memiliki interpretasi resmi terhadap arti simbol ini. Jadi interpretasinya seringkali hanya diberikan oleh para individu dengan pandangan dan pemikiran masing-masing.

Misalnya, Huruf G di tengah lambang itu. Di beberapa lodge, huruf G itu diterima sebagai kependekan dari "God". Di tempat lain "Goodness". Tapi mungkin yang paling populer adalah "Geometry", sebuah dasar matematika yang melahirkan legenda freemason.

Di beberapa negara seperti Inggris, huruf G tersebut telah dihilangkan dari lambang freemason setempat. Menurut Albert Pike, pendiri The Scottish Rite dalam bukunya "Morals and Dogma" yang juga dianggap sebagai "kitab sucinya" freemason, lambang jangka berarti "Ketuhanan yang Kreatif", sedangkan penggaris busur adalah "Bumi produktif alam semesta"

Entah apa maksudnya. Tapi kedengarannya sangat New Age.

Selain lambang tersebut, lambang lain yang sering dihubungkan dengan freemason adalah lambang piramida dengan sebuah mata di puncaknya. Lambang ini disebut "all seeing eye".

Menurut Fredrick Goodman, mata yang melihat di puncak piramida itu memainkan peranan sangat penting dalam dunia okultis. Asal lambang tersebut adalah "The Eye of Horus" dari zaman Mesir purba.

Sedangkan lambang piramida diambil karena freemason menganggap piramida sebagai lambang penyatuan semua agama. Menurut Foster Bailey, seorang mason level 33, "Simbol piramida, yang bisa ditemukan di Mesir dan Amerika Selatan menjadi saksi bahwa misteri zaman purba memiliki keterkaitan dengan pekerjaan para Mason pada zaman ini."

Level Kepangkatan Freemasonry
Freemasonry sebenarnya termasuk sebuah organisasi dengan sistem kepangkatan yang rumit. Hal ini dikarenakan pengajaran dan filosofinya diungkapkan secara bertahap lewat beberapa organisasi yang dibentuk belakangan.

Freemasonry memiliki tiga level di dalam kepangkatannya yang disebut blue degrees yaitu :

1. Entered Apprentice
2. Fellow Craft
3. Master Mason.

Secara teknis, boleh dibilang tidak ada pangkat yang lebih tinggi dibanding Master Mason.

Namun, apabila seseorang telah menjadi Master Mason, ia boleh mendapatkan pengajaran tambahan untuk mengenal ritual freemasonry yang lebih dalam lewat dua organisasi yang dibentuk belakangan yaitu The Scottish Rite dan The York Rite.

The Scottish Rite memiliki pangkat level 4 (Master traveller) hingga level 33 (Sovereign Grand Inspector General). Sedangkan The York Rite memiliki sistem kepangkatan yang lebih rumit. Namun yang paling terkenal adalah pangkat tertingginya, yaitu The Order of the Knight Templars atau biasa disebut Knight Templar saja.

Freemason dan Ksatria Templar 
Freemason sebagai organisasi rahasia, agama, sekaligus ideologi, tidak dapat dipisahkan dari The Knight Templar (Ksatria Templar). Ksatria Templar atau The Knight Templar adalah legiun pasukan perang, intelijen, pengawal kepercayaan raja yang ikut serta secara aktif menjadi pasukan Perang Salib (The Crusader), terutama mendampingi panglima Aliansi Kerajaan Kristen Eropa melawan para mujahidin Salahudin yang legendaris. Setelah Perang Salib berakhir, para Ksatria Templar kembali ke Eropa dan menjadi rentenir, bahkan memegang kunci keuangan kerajaan. Pengalaman pengelolaan keuangan tersebut diperolehnya, selama mereka ikut bertempur membantu dan mendampingi Raja Richard si Hati Singa (Richard Coeur de Lion atau Richard The Lion Heart) melawan para mujahidin Islam. Pada saat itu, mereka menyaksikan kemajuan manajemen keuangan serta perkembangan ilmu pengetahuan umat Islam. Belajar dari umat Islam tersebut, para Ksatria Templar menjadikan kota Paris sebagai pusat lalu lintas keuangan. Mereka pun sebagai ahli dalam bidang penukaran uang (money changer) sebagai cikal bakal dunia perbankan, mereka mendirikan Usury sebuah sistem simpan-pinjam uang dengan bunga tinggi atau riba'iyah; mungkin dari sini pula munculnya istilah treasury. Bahkan, alat tukar berupa cek (cheque), sebagaimana dikenal kita dewasa ini berasal dari penemuan umat Islam yang dikembangkan mereka. Karena kepiawaian mereka di dalam mengelola keuangan dan perbankan tersebut, kesejahteraan serta kehidupan mereka semakin meningkat, bahkan mampu menguasai beberapa sektor penting kerajaan karena kekuatan finansial mereka. Hal ini menyebabkan kecemburuan raja dan Paus yang melihat jaringan kekuasaan para ksatria (veteran) Perang Salib dianggapnya dapat mengancam wibawa raja dan gereja. Paus dan raja mulai merasa terganggu serta dicarikannya dalih bahwa kegiatan para Templar tersebut sebagai "rentenir" yang membahayakan rakyat. Lintah darat yang harus dibasmi. Akibatnya, para Ksatria Templar membuat semacam pertemuan rahasia yang disebut dengan Lodgez22 untuk merencanakan tindakannya menghadapi ancaman gereja dan raja tersebut. Di satu sisi, pertemuan rahasia ini menjadi alasan bagi Raja Phillip untuk menangkap para Ksatria Templar tersebut, apalagi pada saat itu Phillip sedang dalam kesulitan keuangan yang merasa dibatasi oleh gerakan rahasia Templar. Tanggal 13 Oktober 1307, seluruh veteran tentara salib yang disebut sebagai Ksatria Templar berhasil ditangkap, disiksa, dan dibakar di lapangan kerajaan. Dan pada tanggal 19 Maret 1314, pimpinan tertinggi (grand master) Ksatria Templar, yaitu Jacques de Molay ditangkap dan dibakar di hadapan rakyat. Pada saat De Molay akan dibakar, dia mengutuk Raja Phillip dan Paus (pada watu itu Paus Clement) bahwa keduanya akan mati mengikuti dirinya pada tahun yang sama. Ternyata, kutukan de Molay menjadi kenyataan. Clement mati sebulan setelah pembakaran de Molay, sedangkan Phillip IV mati enam bulan setelah peristiwa pembakaran pimpinan tertinggi Templar tersebut. Karena kutukan tersebut terbukti, Jaques de Molay dianggap sebagai pahlawan agung yang penuh dengan misteri di kalangan anggota freemason. Tata cara ritual, disiplin, serta kerahasiaan para Ksatria Templar menjadi aspirasi para anggota freemason modern saat ini. Sejak itu, para ksatria melakukan gerakan sangat rahasia dan berlangsung secara turun-menurun, mewariskan semangat "tradisi kepahlawanan" dengan berbagai tata cara ritual, tangguh, dan berdisiplin, sebagaimana layaknya jiwa seorang ksatria. Di dalam masa aniaya itu, Knight Templar disebut mendapat perlindungan dari kelompok persaudaraan freemasonry. Dengan demikian, tampaklah dengan sangat jelas bahwa gerakan freemason merupakan gerakan rahasia yang lahir dari sejarah perjuangan melawan semua agama. Walaupun pada awalnya membantu para prajurit Kristen untuk melawan para mujahidin Islam di bawah pimpinan Salahudin al Ayyubi, ternyata dalam perkembangannya justru berbalik melawan dominasi kerajaan dan Gereja Roma Katolik yang dianggapnya sebagai tirani. Hal ini terjadi sejak kekuasaan gereja merasa disaingi oleh perkembangan The Knight Templar yang mampu menguasai seluruh aspek keuangan melalui pendirian lembaga Usury, lembaga yang meminjamkan uang dengan sistem bunga.



Markas Freemason
Walaupun perkumpulan ini telah tersebar dimana-mana, namun boleh dibilang freemason tidak memiliki markas resmi yang utama. Jadi saya pasti tidak bisa menunjukkannya kepada anda.

Tapi saya bisa menunjukkan kepada anda markas The Scottish Rite yurisdiksi selatan di Amerika. Letaknya di Washington DC di gedung yang bernama The House of Temple. Markas ini adalah markas freemason yang paling terkenal di dunia.


Foto dibawah ini menunjukkan altar freemason di House of Temple. Altar kosong ini menjadi saksi bisu atas terbentuknya legenda freemason yang misterius.


Saat ini cabang Freemasonry tersebar di 164 negara dengan 5 juta anggota dimana 3 juta diantaranya ada di Amerika Serikat. Di seluruh dunia diperkirakan terdapat sekitar 33.700 lodges dimana 15.300 lodges ada di Amerika. Namun sepertinya apa yang disebut sebagai perkumpulan rahasia sudah tidak terlalu rahasia lagi. Apabila kita mencari di Internet, kita bisa menemukan website resmi Freemason di sana Bahkan mereka sempat berpose untuk Life Magazine seperti sekelompok mahasiswa yang baru diwisuda. Tapi dasar mason, bahkan dalam pose tersebut, massih sempat- sempatnya mereka membantuk formasi piramida.

Kerahasiaan Freemasonry
Namanya juga perkumpulan rahasia. Sejak awal Freemasonry dipenuhi oleh bayang-bayang kerahasiaan. Kerahasiaan ini juga diimplementasikan dalam hubungan antar mason. Ada logo-logo rahasia, ada cincin khas mason dan bahkan mereka menciptakan metode rahasia bersalaman khas Mason.

Kerahasiaan ini juga tercermin dalam perekrutan anggota baru. Ketika seorang anggota baru masuk, ia tidak akan diberitahu mengenai arti simbol-simbol dan upacara Masonry. Mereka hanya akan menerima pengertian penuh mengenai makna ritual freemason ketika mereka naik ke level tingkatan yang lebih tinggi.

Ketika para mason telah naik ke level tinggi dan telah mengetahui makna simbol dan upacara, mereka diwajibkan untuk merahasiakannya dari orang lain. Kalau tidak, ada hukuman yang menanti. Karena itu menurut Albert Pike, para Mason adalah "anak-anak cahaya" karena mengetahui makna simbol tersebut. Orang lain yang tidak mengetahuinya adalah anak-anak kegelapan.

Menurut beberapa mantan anggota freemason, seorang kandidat awal yang berniat menjadi anggota akan ditahbiskan lewat upacara yang mistis.

Pertama, sang kandidat harus menanggalkan semua pakaiannya sehingga hanya mengenakan pakaian dalam. Lalu matanya ditutup dengan kain. Proses ini disebut dengan hoodwinked yang berarti ditempatkan dalam "kegelapan spiritual dari dunia yang kotor", entah apa juga maksudnya.

Kemudian sebuah tali dilingkarkan ke lehernya yang melambangkan perbudakan. Lalu kandidat tersebut disuruh berdiri di sebuah sudut dan ditantang untuk merajah dadanya sendiri dengan sebuah jangka. Setelah itu, ia harus mengucapkan sumpah rahasia perkumpulan.

Bahkan menurut mantan freemason Ed Decker, para mason level tinggi biasa meminum anggur lewat cawan yang terbuat dari tengkorak kepala manusia.

Konspirasi Freemasonry
Apabila berbicara mengenai perkumpulan rahasia, atau bahasa kerennya, secret societies, maka mau tidak mau kita harus menghubungkannya dengan Teori Konspirasi. Apalagi jika kita berbicara mengenai freemason.

Menurut para penganut teori konspirasi, Freemasonry memiliki tujuan terselubung, yaitu untuk mengontrol pemerintahan, agama dan ekonomi dunia.

Pada level internasional, Freemason dipercaya sedang berusaha mendorong terciptanya "Suatu tata pemerintahan dunia yang baru", suatu pemerintahan dunia yang universal di bawah kendali doktrin dan agama freemasonry.

Teori konspirasi ini pada mulanya berkembang pada tahun 1792 yang dihembuskan oleh beberapa penulis di Perancis dan Skotlandia.

Namun walaupun hanya teori, sepertinya ada benarnya juga. Pada bulan September 1950, dalam sebuah terbitan majalah New Age, Mason level 33 bernama William Smith menulis :

"Maksud Tuhan adalah untuk menggabungkan semua ras, agama dan kredo. Rencana ini didedikasikan untuk menciptakan sebuah tatanan baru bagi segala sesuatu, untuk membuat sebuah "bangsa yang baru, ras yang baru, peradaban yang baru dan agama yang baru, yaitu agama yang tidak sektarian dan yang telah lama ada, yang sering disebut "Cahaya besar". Melihat ke belakang, maka kita dapat melihat tangan yang membimbing bangsa Nordic bekerja untuk menciptakan sebuah tatanan dunia yang baru - Novus ordo Seclorum."

Novus ordo seclorum yang berarti New Order of the Ages (bukan New World Order) ini dapat ditemukan pada uang kertas dolar Amerika Serikat. Franklin Delano Roosevelt, presiden Amerika yang juga seorang mason level 33 telah menaruh kalimat ini dalam mata uang dolar Amerika. Ini menunjukkan bahwa freemason telah menaruh sidik Jarinya di sistem keuangan Amerika.

Bahkan sebagian beranggapan bahwa rancangan tata kota di Washington DC pun memiliki tanda tangan Freemason.

Morgan Affair - Hukuman bagi pengkhianat
Tujuan-tujuan terselubung freemason disembunyikan dengan sangat rahasia sehingga setiap anggota yang membocorkan rahasia ini akan diberi hukuman. Dalam sejarah, paling sedikit ada 15 mantan anggota freemason terbunuh secara misterius setelah mereka berniat membongkar rahasia persaudaraan itu. Korban yang paling terkenal adalah William Morgan.

Kisah Morgan pertama kali diangkat oleh Charles Finney, seorang mantan mason yang beralih menjadi pendeta. Menurut Finney, Morgan berniat mencetak sebuah buku berjudul "Illustrations of Masonry" yang mengungkap rahasia tiga level pertama freemason.

Dalam buku itu disebut bahwa Level teratas dalam piramida Mason adalah penyembahan terhadap Lucifer, sesuatu yang boleh dibilang tidak pernah diketahui oleh publik. Namun belum sempat buku itu diterbitkan, pada tanggal 11 September 1826, Morgan diculik dan dibunuh dengan ditenggelamkan oleh 3 orang mason.

Peristiwa yang sering disebut "Morgan Affair" ini telah menimbulkan gerakan anti freemason dimana-mana.
Read more

Illuminati

TEORI DASAR ILLUMINATI

- Definisi Menurut Teori Konspirasi -
Illuminati adalah organisasi elit rahasia yang bertujuan mewujudkan "New World Order" (NWO) atau "Tatanan Dunia Baru", yaitu dunia di bawah satu pemerintahan yang otoriter, terkontrol, dan tanpa agama. NWO adalah sarana Illuminati untuk menyambut kedatangan Anti-Kristus (versi agama Kristen) atau Dajjal (versi agama Islam). Para pengikut Dajjal ini diiming-imingi popularitas, kekayaan dan kekuasaan duniawi tanpa batas demi mewujudkan pemerintahan Dajjal.

- Struktur Pemerintahan Dajjal -
Dalam struktur piramida NWO, Dajjal si Mata-Satu diletakkan pada posisi tertinggi, lalu berurutan di bawahnya yaitu:
1. Para penguasa, raja dan presiden dari negara tertentu
2. Para pemuka agama dan cendikiawan sesat
3. Militer dan intelijen
4. Politisi, pengusaha dan artis
5. Rakyat jelata atau budak.

Struktur NWO ini mirip dengan struktur piramida organisasi Fir'aun Mesir, dimana posisi paling atas diisi oleh kaum minoritas yang justru mengontrol dan menindas kaum mayoritas di bawahnya.

- Organisasi Penopang -
Illuminati sering dikaitkan dengan organisasi lain seperti Freemason dan gerakan Zionis, juga dikaitkan dengan keluarga Rothschild sebagai penyokong dana. Tapi di luar itu, beberapa versi teori konspirasi menyebut masih banyak organisasi lain yang menopang Illuminati.

Seperti terlihat pada gambar di atas, beberapa penganut teori konspirasi mendeskripsikan para penopang Illuminati sebagai berikut:
1. Council of 13, terdiri dari 13 Druid atau "Imam"
2. Council of 33, terdiri dari Master Mason level 33
3. The 300, terdiri dari 300 keluarga kaya atau konglomerat
4. B'nai B'rith, sebuah organisasi pemersatu bangsa Yahudi di dunia
5. Grand Orient, badan internasional pengendali loji-loji Mason di seluruh dunia
6. Communism atau paham komunis
7. Scottish Rite, badan regional pengendali loji-loji Mason di Amerika Serikat
8. York Rite, badan regional pengendali loji-loji Mason di Inggris Raya
9. White Masonry: Rotary Club, Lions Club, Elks Club, dan Young Men's Christian Association
10. Blue Lodge, loji khusus untuk anggota Mason di 3 level pertama
11. Masons Without The Apron, adalah para simpatisan Mason (Non-Member)
12. Secular Humanism atau paham yang mengagungkan logika.

Dalam pengertian ini, yang termasuk di dalam elit Illuminati adalah 5 organisasi teratas, sedangkan sisanya adalah sebagai organisasi, gerakan atau paham pendukung Illuminati.

SEJARAH AWAL ILLUMINATI 

- Sejarah Menurut Teori Konspirasi -
Jika ingin mengetahui dongeng Illuminati yang dananya disokong oleh keluarga Rothschild, bisa ditemukan pada buku karangan Andrew Carrington Hitchcock yang berjudul "The Synagogue Of Satan". Namun, membaca buku ini seperti membaca novel fiksi, karena tidak disebutkan sumbernya sama sekali. Tidak ada daftar pustaka layaknya karya atau tulisan ilmiah. Sang penulis seperti sedang berceloteh. Ini jelas bukan buku sejarah.

- Awal Illuminati -
1743: Pada 23 Februari, Mayer Amschel Bauer lahir di Frankfurt, Jerman. Dia putra dari Moses Amschel Bauer, seorang Yahudi Ashkenazi. Yahudi Ashkenazi artinya adalah orang Khazar yang mengaku sebagai orang Yahudi. Mengapa bisa demikian? Pada tahun 740 Masehi, rakyat Khazar atas perintah dari rajanya dipaksa untuk memeluk agama Yahudi. Tetapi tentu saja itu tidak merubah gen mereka dari Mongolia Asia (Turki) menjadi orang Yahudi. Oleh karena itu saat Yahudi Ashkenazi ingin kembali ke tanah leluhur mereka yang saat ini merupakan tanah Palestina, itu adalah kebohongan besar. Kampung halaman mereka sebenarnya terletak diantara Laut Hitam dan Laut Kaspia yang sekarang menjadi negara Georgia.
1760: Selama 10 tahun, Mayer Amschel Bauer bekerja di sebuah bank yang dimiliki oleh Oppenheimer di Hanover, Jerman. Karirnya sebagai seorang bankir sangat sukses. Setelah kematian ayahnya, Bauer kembali ke Frankfurt untuk mengambil alih bisnis almarhum ayahnya. Dia mengganti namanya dari Bauer menjadi Rothschild mengikuti heksagram merah yang tergantung di atas pintu masuk ke rumah ayahnya. "Rot" adalah bahasa Jerman untuk "Merah", dan "Schild" berarti "Perisai" atau "Tanda".
1770: Mayer Amschel Rothschild membuat rencana untuk menciptakan Illuminati atau Order of the Illuminati (yang dikenal juga dengan sebutan Illuminati Bavaria). Dia mempercayai Adam Weishaupt, sesama Yahudi Ashkenazi, untuk mengatur dan mengembangkan rencana tersebut. Adam Weishaupt juga dikenal sebagai Yahudi Kripto yaitu orang Yahudi yang berpura-pura bukan orang Yahudi agar dapat berpura-pura memeluk Katolik Roma.
1776: Pada 1 Mei, Adam Weishaupt secara resmi mendirikan Illuminati yang didasarkan pada ajaran Talmud (kitab yang berisi catatan diskusi para Rabi yang berkaitan dengan hukum Yahudi, etika, kebiasaan dan sejarah), tetapi beberapa penulis buku konspirasi lain berpendapat Illuminati didasarkan pada "The Protocols of the Elders of Zion" (sebuah teks yang berisi rancangan orang-orang Yahudi untuk mencapai dominasi global). Penamaan Illuminati merujuk pada istilah khas Lucifer yang berarti "penjaga cahaya". Tujuan Illuminati adalah memecah belah orang-orang Non-Yahudi. Para goyim (Non-Yahudi) akan dibuat saling berselisih, menghancurkan pemerintahan-pemerintahan nasional, menghancurkan lembaga-lembaga keagamaan, dan pada akhirnya saling memerangi. Doktrin Illuminati ini masuk ke dalam Continental Order of Freemasons dan didirikanlah kelompok-kelompok lokal dengan Grant Orient sebagai pusatnya. Ini semua di bawah perintah dan dana Mayer Amschel Rothschild. Konsep ini kemudian menyebar ke dalam kelompok-kelompok lokal Freemason di seluruh dunia.

1784: Adam Weishaupt memerintahkan dalam bentuk sebuah buku agar Revolusi Prancis dimulai oleh Maximilien Robespierre. Buku tentang Revolusi Prancis tersebut ditulis oleh Xavier Zwack yang kemudian dikirim dari Frankfurt ke Paris, Prancis. Namun di tengah jalan si kurir pengantar buku tersambar petir dan buku tersebut akhirnya ditemukan oleh polisi. Akibatnya, pemerintah Bavaria memerintahkan polisi agar menggerebek markas Illuminati.

1785: Pemerintah Bavaria mencabut Illuminati dan menutup semua kelompok lokal Grand Orient di Bavaria. Illuminati bubar. Namun beberapa penganut teori konspirasi berpandangan lain, Illuminati masih hidup dan melakukan pergerakan tersembunyi untuk mewujudkan NWO.

1786: Pemerintah Bavaria menulis rinci rencana Illuminati dalam sebuah dokumen yang diberi judul "The Original Writings of the Order and Sect of the Illuminati" atau "Tulisan-tulisan Asli tentang Ordo dan Sekte Illuminati". Lalu mereka mengirim dokumen tersebut kepada semua kepala gereja dan negara di seluruh Eropa, namun tidak ada yang menghiraukan.

1789-1793: Terjadi Revolusi Prancis. Revolusi ini adalah mimpi para bankir agar hukum-hukum baru segera terbentuk yang akan melarang Gereja Roma agar tidak memungut pajak dan mencopot hak Gereja untuk bebas dari pungutan pajak.

Meski Illuminati bubar, Rothschild dan dinastinya tetap berjaya. Diperkirakan keluarga Rothschild menguasai lebih dari setengah kekayaan dunia. Inilah kisah Illuminati dan Rothschild menurut teori konspirasi. Menurut versi lain, tentu akan berbeda.

ILLUMINATI, FREEMASON & AMERIKA SERIKAT 

- Hubungan Sejarah -
Setelah membaca sejarah Illuminati, apakah masih bisa dihubungkan bahwa Amerika Serikat (AS) memiliki ikatan dengan Illuminati yang pergerakannya dimulai di Eropa sana? Bahwa AS adalah negara Illuminati? Baik, mari kita analisa. Illuminati Bavaria milik Adam Weishaupt terbentuk 1 Mei 1776, sedangkan AS merdeka tanggal 4 Juli 1776. Keduanya "lahir" di tahun yang sama, beda 2 bulan saja. Jadi dari segi sejarah dan perhitungan matematika sederhana saja sudah tidak cocok, karena bagaimana mungkin Illuminati yang baru seumur jagung membuat konspirasi atas pergerakan dan kemerdekaan AS? Sangat tidak mungkin.

Sebagai perbandingan, Illuminati yang gosipnya sudah merencanakan Revolusi Prancis sejak tahun 1784 saja akhirnya baru terwujud di tahun 1789 hingga 1793. Butuh beberapa tahun, itupun kalau benar. Ditambah lagi tragedi kurir pengantar dokumen Illuminati yang berisi rencana Revolusi Prancis yang tersambar petir di tengah perjalanan dari Frankfurt menuju Paris. Itu kocak.

Organisasi yang paling mungkin memiliki ikatan dengan AS adalah Freemason yang diperkirakan sudah berdiri sejak 24 Juni 1717. Jelas bahwa presiden pertama AS adalah seorang Mason. Dia adalah George Washington, 1 dari 7 Founding Fathers AS. Yang lainnya adalah John Adams, Benjamin Franklin (juga seorang Mason), Alexander Hamilton, John Jay, Thomas Jefferson dan James Madison.


Bahkan sebagai dedikasi terhadap George Washington, didirikanlah sebuah gedung bernama "George Washington Masonic National Memorial". Didedikasikan sebagai penghargaan terhadap presiden AS pertama dan sebagai seorang Mason. Mulai dibangun pada tahun 1922, dan selesai tahun 1932.


Dari sini terlihat bahwa Freemason adalah sebuah organisasi kuat dengan tokoh-tokohnya yang sangat hebat. Jadi, sangat kecil kemungkinannya untuk disusupi organisasi anak bawang macam Illuminati yang asalnya dari Jerman di Eropa sana. AS adalah negara pertama yang dilahirkan oleh Freemason, bukan oleh Illuminati.

- Mitos Illuminati -
Jadi apakah sebenarnya Illuminati? Apakah Illuminati adalah dalang dari segala kekisruhan dunia? Apakah Illuminati adalah konseptor dari sebuah konspirasi global? Bukan. Illuminati was a small freethinker society. Illuminati adalah komunitas kecil para intelektual di zamannya. Dari namanya saja sudah jelas: Illumination, Penerang, Pencerah, The Enlightenment. Bukan sebuah organisasi konspirasi gelap dan jahat yang dihubung-hubungkan dengan Lucifer apalagi Dajjal. Illuminati berdiri tahun 1776 dan bubar di tahun 1780-an.
Read more

3/12/2015

Ksatria Templar : Sejarah dan Konspirasi Didalamnya

Cerita ini dimulai setelah Perang Salib Pertama, sekitar tahun 1119, seorang bangsawan Prancis dari daerah Champagne, bernama Huges de Payens mengumpulkan delapan orang kesatria yang salah seorangnya adalah Godfrey de Saint-Omer dan memulai sebuah Ordo. Saat itu misi utama mereka adalah untuk melindungi para peziarah dalam perjalanan mereka ke Yarusalem.

Mereka kemudian membuat sebuah markas di Temple Mount atas seijin Raja Baldwin II. Mereka kemudian dikenal sebagai the Pauperes commilitones Christi Templique Solomonici – Ksatria Kristus dan Kuil Sulaiman, yang kemudian lebih dikenal sebagai Templar Knight.

Anggota asli dari Templar Knight terdiri atas Huges de Payens dan delapan orng kesatria lain. Seluruh anggota Templar Knight sebenarnya memiliki hubungan kekerabatan baik hubungan darah maupun hubungan setelah perkawinan. Anggotanya sendiri terdiri dari :Godfrey de Saint-Omer, Payne de Monteverdi, Archambaud de St Agnan, Andre de Montbard, Geoffrey Bison. Dua kesatria lainna hanya dikenal dengan nama Rossal danGondamer. Sementara kesatria ke sembilan masih menjadi perdebatan, banyak spekulasi yang berkembang dan desas-desus mengatakan bahwa kesatria kesembilan adalah Count Hugh of Champagne. Meskipun Count kembali ke Prancis pada tahun 1116, namun bukti-bukti dokumentasi menunjukan bahwa ia bergabung pada kunjungan Templar yang ketiga ke Yarusalem pada tahun 1125.

Tak banyak hal yang tercatat selama 9 tahun pertama mereka. Namun setelah Templar Knight diresmikan oleh gereja Council Of Troyes pada tahun 1129, mereka menjadi terkenal di seluruh daratan Eropa. Kampanye penggalangan dana mereka meminta sumbangan uang, tanah, atau putra-putra mulia kelahiran untuk bergabung dengan Ordo, dengan menyiratkan bahwa sumbangan akan membantu baik untuk membela Yerusalem, dan memastikan pemberi amal tempat di Surga. Pada awalnya ordo ini mendapat banyak kritikan atas konsep mereka "religious men could also carry sword". untuk menanggapi hal itu seorang Bernardus berpengaruh Clairvaux menulis sebuah risalah multi-halaman berjudul De Laude Novae Militae. yang mendukung konsep ordo tersebut dengan memperkenankan Templar Knight mengangkat pedang untuk melindungi orang-orang tak bersalah dan gereja dari kekerasan, dan mengangkat Kesatria templar sebagai prajurit biarawan dari dunia barat yang pertama.


Ksatria Templar menjadi pasukan elit pada masa itu, sangat terlatih dengan perlengkapan perang yang sangat lengkap, memiliki motivasi tinggi, salah satu doktrin dalam orde mereka adalah mengharamkan mundur dalam pertempuran, meskipun kalah jumlah satu berbanding tiga, meskipun komando dari pemimpin mereka memerintahkan untuk mundur, atau bendera mereka telah tumbang, bagi mereka mundur bukanlah sebuah pilihan. Bahkan kuda-kuda mereka sangat terlatih dalam peperangan, dengan baju zirah lengkap. Kombinasi antara pejuang dan rahib dalam setiap prajurit menjadikan mereka salah satu kekuatan terhebat dimasanya.

Kehancuran

Kehancuran kaum ksatria Templar ini sesungguhnya sangatlah tragis. Dan kehancuran ordo besar ini juga tercatat sebagai sebuah peristiwa sejarah.

Bermula dari kecemburuan dari raja prancis Raja Philip IV. yang merasa Kesatria Templar terlalu kuat dengan kemampuan finansial yang kuat pula. Maka ia merasa bahwa ini adalah ancaman besar. Berbagai tuduhan pun dijatuhkan kepada kelompok Templar baik berupa hujatan, maupun tuduhan yang bersifat amoralitas.

Jumat 13 oktober 1307, dibawah perintah Raja Philip IV dari Prancis dan atas persetujuan Paus, Tentara kerajaan dengan operasi terencana melakukan penangkapan semua Ksatria Templar di Prancis. Sebagian besar kaum Templar tertangkap saat itu. Jacques de Molay salah satu ksatria yang tertangkap pada Jumat Oktober 13th 1307 disiksa dan kemudian dibakar ditiang pada 1314 di depan Katedral Notre Dame. Pada saat-saat terakhirnya ia melayangkan kutukan kepada raja Philip beserta Pausnya. Satu bulan kemudian Paus tersebut mati. Sedangkan Raja Philip menyusul 9 bulan kemudian. Kebetulankah?.

Sesungguhnyalah Kesatria templar tidak benar-benar hancur. Sebagian kesatria Templar dikatakan bersembunyi di pegunungan Alpen yang sekarang Menjadi Swiss.

Konspirasi

Berbagai teori konspirasi bermunculan dari sejarah Kesatria Templar. Kesatria Templar yang bersembunyi di Gunung Alpen merupakan mungkin merupakan pembangun dari negara Swiss saat ini. Didukung dengan kenyataan bahwa Swiss merupakan negara dengan sistem perbangkan paling maju saat ini. bukankah Kesatria Templar memiliki sistem finansial yang kuat, jadi ini terdengar cukup masuk akal. Dan lagi simbol dari Templar juga terlihat mirip dengan bendera Swiss saat ini.




Mengenai harta Kesatria templar keberadaanya sendiri masih diperdebatkan. Sebuah teori konspirasi yang sangat populer menghubungkan dengan Holy Blood, Holy Grail yang dibawa oleh Ksatria Templar yang berhasil melarikan diri dari Prancis menggunakan 18 kapal dayung, menuju La Rochelle. Armada itu diduga meninggalkan Prancis dengan membawa harta Ksatria Templar sebelum adanya surat perintah penangkapan Ordo pada bulan Oktober 1307. Hal ini, didasarkan pada kesaksian dari Jean de Chalon, yang mengatakan ia telah mendengar orang berbicara bahwa harta Gerard de Villiers dimasukkan ke laut dengan 18 kapal dayung, dan saudara Hugues de Chalon melarikan diri dengan seluruh harta Hugues de Pairaud.
Read more